Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
BI Jatim: Penguatan investasi manufaktur kunci pertumbuhan ekonomi
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-16 12:15:05【Kabar Kuliner】967 orang sudah membaca
PerkenalanBank Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa

Surabaya (ANTARA) - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Ibrahim menyangakan penguatan investasi yang kondusif di sektor manufaktur daerah menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
"Penguatan ekosistem investasi yang kondusif bagi sektor manufaktur sejalan dengan Asta Cita Pemerintah terutama dalam mencipngakan lapangan kerja dan mengembangkan industri berkelanjutan," katanya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa di Surabaya, Rabu.
Ibrahim menuturkan wilayah Jawa memegang peranan sentral dalam struktur ekonomi nasional dan penguatan investasi di daerah menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Meski demikian, upaya akselerasi investasi ke depan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan terutama dari aspek infrastruktur, regulasi, dan pembiayaan.
Baca juga: Ekonomi TW-III tumbuh 5,04 persen didorong konsumsi rumah tangga
Menurut dia, terdapat tiga area key strategiesuntuk memitigasi hal tersebut yakni melalui optimalisasi konektivitas dan link and matchketenagakerjaan antara dunia kerja dan vokasi, mendukung insentif khusus dan perbaikan sistem perizinan, serta memperluas akses pembiayaan dan sinergi promosi investasi terintegrasi se-Jawa.
Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Aneka Kemenko Perekonomian Atong Soekirman memastikan pemerintah senantiasa mencipngakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, pemberian insentif fiskal, serta penguatan peran Kawasan Ekonomi.
la pun menekankan pentingnya integrasi antara kebijakan industri dan ketenagakerjaan agar pertumbuhan investasi dapat sekaligus mencipngakan lapangan kerja berkualitas dan merata di seluruh wilayah Jawa.
Baca juga: Pertumbuhan ekonomi Jateng di triwulan III 2025 capai 5,37 persen
Sementara itu, Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam dan Industri Manufaktur Kementerian Investasi dan Hilirisasi Ratih Purbasari Kania mencatat realisasi investasi wilayah Jawa hingga kuartal III 2025 mencapai Rp692,5 triliun dari atau 48 persen dari nasional.
Capaian tersebut menegaskan bahwa Jawa masih menjadi magnet utama investasi di Indonesia terutama pada sektor manufaktur pengolahan logam, makanan-minuman, serta kimia dasar.
Suka(8)
Artikel Terkait
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
- BGN terapkan prinsip zero defect ala pandemi untuk MBG
- Perkuat kualitas MBG, Pemkab latih petugas penjamah makanan
- Produk olahan rempah Indonesia dilirik pasar Timur Tengah dan Afrika
- Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura
- Apindo soroti sektor riil dalam negeri yang masih belum optimal
- UNRWA: Harga pangan Gaza melonjak ekstrem usai lahan dirangakan Israel
- Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan
- Panduan mudah memelihara lobster air tawar untuk pemula
- Ribuan guru UNRWA siap didik lagi anak
Resep Populer
Rekomendasi

Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut

Seskab: Presiden ingin semua anak dapat bersekolah di Sekolah Rakyat

Polda Sulteng bekali 26 personel pelatihan DVI dan keamanan pangan

Menko PM minta Kepala SPPG disiplin untuk cegah penyelewengan

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya

BGN bimbing 30 ribu penjamah pangan tingkatkan kualitas layanan MBG

Presiden Prabowo komitmen sempurnakan program MBG

Perkuat kualitas MBG, Pemkab latih petugas penjamah makanan